Rabu, 16 Juni 2010

Takdir

Bukannya matre ya..

Tapi ini realitas bahwa kita dihadapkan dengan keseharian yang membuat kita selalu berandai andai..

Kira kira 5 tahun lagi aq jadi seperti apa ya?

Anak anakku sekolah dimana?

Kira kira kantorku tempat bekerja sekarang masih bisa mentolerir handycap handycap yang aku punya?

Bisa gak ya aq memberikan apa yang anakku inginkan?

Kalao iman lagi turun, pikiran pikiran seperti itu emang bisa bikin stress, khawatir, was was

Masyaallah.....

Kata orang pintar, Allah sudah menulis takdir kita sejak kita berusia 100 hari dalam perut bunda, jadi garisnya udah ada, kita akan gimana gimana...termasuk catatan rejeki kita

Nah ini ni..... kalo udah ngomongin takdir, kadang kita mulai berpikir '"ya udah" ini memang takdir. Terus kita lengah bahwa ihtiar bisa membawa kita kepada takdir Allah yang sesungguhnya...

So, kerja keras dengan niat ibadah, insyallah berkah dan diridhoi.

Gimana sich supaya kerja keras kita menjadi ibadah?


Nyambung lain waktu ya.....................



Sabtu, 12 Juni 2010

Jaga Hati

Renunganku...............

Barangsiapa merasa cukup dengan apa yang telah diberikan Allah swt, maka ia akan KAYA

Barangsiapa suka memandang harta orang lain, maka ia akan mati MISKIN

Barangsiapa yang tidak ridho dengan apa yang telah diberikan kepada Allah swt, maka ia telah menentang keputusanNya

Barangsiapa yang memandang remeh kesalahannya, maka ia akan memandang besar kesalahan orang lain

Barangsiapa yang membuka aib saudaranya, maka aib keluarganya akan tersingkap

Barangsiapa yang menggali lubang untuk mencelakakan saudaranya, maka ia akan terjerumus sendiri kedalamnya

Barangsiapa memasuki tempat tempat yang biasa dikunjungi orang orang bodoh, maka ia akan direndahkan

Barangsiapa yang bergaul dengan ulama, maka ia akan dimuliakan

Barangsiapa yang memasuki tempat tempat maksiat, maka ia akan dituduh bermaksiat

Dari : Imam Ja'far Ash-shodiq


Rabu, 09 Juni 2010

Harmoni Diri

Renunganku ............

Saat syahadatku hanya sebatas ucapan

Saat sholatku hanya sebatas gerakan

Saat sedekahku hanya sebatas keharusan, tanpa keikhlasan

Saat itulah kesi-siaan ada pada diriku


Saat Islamku sebatas pakaian

Saat imanku sebatas ucapan

Saat itu pula penipuan terbesar ada dalam diriku


Saat kematian dianggap sebagai cerita

Saat neraka dianggap sebagai cerita horor

Saat siksa dianggap hanya bualan yang mustahil

Saat itu pula kesombongan terbesar ada dalam diriku


Na'udzubillah......